Kepo merupakan akronim dari Knowing Every Particular Object. Kata ini biasanya ditujukan untuk mereka yang memiliki sifat serba ingin tahu terhadap suatu objek, kondisi, situasi, dan berbagai hal lain yang baru mereka ketahui.

Suatu hal yang baru atau asing biasanya memang memicu rasa ingin tahu. Namun bagi sebagian individu, suatu hal yang baru juga bisa saja dianggap bahaya dan harus dijauhi.

Ada istilah neophobia dan neophillia jika berbicara mengenai kemunculan hal baru. Neophobia memiliki arti takut terhadap suatu hal yang baru, sedangkan neophilia memiliki arti sebaliknya.

Individu yang memiliki sifat neophilia cenderung akan penasaran terhadap hal baru dan akan melakukan eksplorasi terhadap hal baru tersebut.

Sifat KEPO, neophilia, dan neophobia ternyata tidak hanya dimiliki oleh manusia, sebuah penelitian melaporkan bahwa rasa ingin tahu, rasa takut, dan rasa penasaran terhadap hal baru juga dimiliki oleh hewan seperti kera.

Penelitian tersebut menunjukkan variasi respon yang dihasilkan dari beberapa kelompok kera beda spesies terhadap suatu hal baru yang diberikan. Kera afrika menunjukkan sifat neophilia dan cenderung kepo atau penasaran terhadap hal baru.

Hal ini ditunjukkan dengan rasa penasaran kera afrika terhadap camera trap yang dipasang, sesekali kera afrika menyentuh camera trap tersebut sebagai bentuk rasa ingin tahunya terhadap hal yang baru diketahuinya.

Simpanse, bonobo, dan gorilla menunjukkan sifat neophobia atau cenderung takut dan menolak hal baru. Hal ini ditunjukkan dengan ketidak beranian mereka untuk menyentuh camera trap yang dipasang. Mereka hanya melihat sesekali dan tidak berani menyentuhnya.

Bonobo merupakan spesies kera yang paling takut terhadap hal baru. Hal tersebut ditunjukkan dengan banyaknya jumlah frekuensi alarm calls yang kelompok ini lakukan.

Alarm calls merupakan suara yang dikeluarkan oleh suatu spesies sebagai bentuk komunikasi atau sebagai sinyal tanda adanya bahaya.

Kelompok kera yang hidup dan tinggal di habitat yang sering digunakan sebagai tempat penelitian menunjukkan perilaku tidak tertarik terhadap adanya camera trap yang dipasang.

Orangutan liar memiliki sifat yang hampir mirip dengan kera afrika. Mereka menunjukkan sikap penasaran terhadap camera trap yang dipasang.

Kera yang masih muda bisa saja disebut sebagai kera yang paling kepo atau memiliki rasa penasaran paling tinggi terhadap camera trap, hal ini ditunjukkan dari seringnya mereka memperhatikan dan melihat kearah camera trap namun tidak mau menyentuhnya.

Hal ini menunjukkan bahwa kera – kera tersebut membuat keputusan atas apa yang harus diperbuat saat mereka dihadapkan pada situasi yang baru atau adanya hal asing yang memasuki wilayah mereka.

Keputusan yang mereka buat bisa saja didasari pada cost dan benefit yang mereka dapatkan dari rasa penasaran mereka terhadap hal baru.

Beberapa kelompok kera yang menunjukkan sifat neophobia atau cenderung menolak adanya hal baru, menganggap hal baru tersebut tidak memberikan keuntungan apa – apa atau bahkan malah merugikan.

Karena bisa saja hal baru tersebut merupakan ancaman atau jebakan yang bisa membahayakan mereka serta menganggap bahwa tindakan penasaran akan hal yang baru diketahui merupakan tindakan yang buang waktu.

Sebaliknya, kera – kera yang menunjukkan sifat neophilia menganggap bahwa hal baru merupakan sesuatu yang harus dieksplor dan diketahui karena mungkin saja bisa bermanfaat bagi mereka.

Itulah sifat dari hewan kera yang harus kalian ketahui. Semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *